Kamis, 20 November 2008

UTS GEOGRAFI POLITIK

Nama : R Ajat Hendrajat

Nim : 0800997

Kelompok : 1 (satu)

UTS : Geografi Politik (Take Home)

1. Jelaskan ruang lingkup kajian dari geografi politik?

Jawaban :

- Environmental relationships yaitu perbedaan dan keanekaragaman wilayah dan penduduk suatu negara. Hubungan antara kehidupan manusia dan lingkungan alamnya

- National Power yaitu kekuasaan negara. Pengaruh lingkungan alam terhadap ketahanan dan kekuatan nasional.

- Political Regional yaitu bersifat teoritis seperti dasar, tujuan dan ruang lingkup serta pengorganisasian keruangan, pembagian wilayah administrasi, batas negara dan masalah pengawasan wilayah.

2. Jelaskan pendekatan geografi politik dalam dalam membahas objek studinya! Berikan contoh dari masing-masing pendekatannya!

Jawaban :

Pendekatan studi geografi politik yaitu :

  1. Pendekatan Historis. Terkait pada asal mula dan perkembangan suatu negara.

Contoh : Indonesia bermula dari kerajaan-kerajaan dan daerah-daerah yang dijajah oleh belanda, memiliki kesamaan keinginan membebaskan diri dari kolonialisme untuk mencapai suatu kemerdekaan dan membentuk suatu negara yang utuh.

  1. Pendekatan Faktual. Menekankan pada kondisi geografis suatu negara akan berpengaruh terhadap kehidupan politiknya.

Contoh : negara-negara Asia Barat (Arab). Memiliki kondisi geografis yang relatif sama (bentang alam, sumber daya, agama, ras)

  1. Pendekatan Fungsional. Menekankan pada yang sifatnya nonpolitis.

Contoh : Jepang. Sebagai negara kepulauan jepang memilki variasi kondisi geografis, baik fisis maupun sosial dengan keunikan budaya dan kwalitas SDM yang baik.

  1. Pendekatan Relationship. Menekankan pada hubungan lingkungan alam berupa ketersediaan sumber daya alam.

Contoh : Singapura. Minimnya SDA tidak berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan, sebaliknya dengan penerapan aspek-aspekpolitis dan ekonomis mampu meningkatkan kwalitas hidup dan kesejahteraan warga negaranya.

3. Geografi politik berbeda dengan geopolitik. Jelaskan perbedaannya dan berilah contoh konkritnya (minimal contoh 2 buah)

Jawaban :

Geografi politik lebih menekankan pada hubungan atau relasi antara kehidupan dan aktivitas politik dengan kondisi-kondisi alam suatu negara yang didalamnya terkait dengan lokasi, luas dan bentuk wilayah yang didasari oleh kegiatan ilmiah tanpa dibebani oleh tujuan untuk menanamkan nilai-nilai tertentu (obyektif).

Contoh : Masuknya geografi politik kedalam kurikkulum dalam pendidikan yang berarti geografi politik merupakan satu bidang keilmuan yang bersifat obyektif.

Geopolitik penekanannya lebih pada pemberian pemahaman dan menanamkan keberpihakan warga negara kepada negaranya.

Contoh : 1. Penanaman pemahaman mengenai wawasan nusantara

2. Pendidikan kewiraan mengenai bela negara.

4. Studi kekuatan (power) negara-negara menjadi kajian dari geografi politik. Jelaskan berbagai faktor yang mempengaruhi kekuatan suatu negara ?

Jawaban :

Faktor-faktor yang mempengaruhi kekuatan negara :

  1. Faktor geografi
  2. Faktor Sumber pendapatan alami
  3. Faktor kemampuan industri
  4. Faktor militer ( teknologi, kepemimpinan, kuantitas, dan kwalitas perang)
  5. Faktor populasi
  6. Faktor karakter nasional
  7. Faktor moral nasional
  8. Faktor kwalitas diplomasi
  9. Faktor kwalitas pemerintahan

5. Singapura terkadang memiliki kekuatan yang lebih besar daripada Indonesia. Jelaskan unsur kekuatan bagi Singapura dibandingkan Indonesia?

Jawaban :

Singapura dijadikan sebagai bandar alih terbesar di dunia sedangkan Indonesia tidak dijadikan sebagai bandar alih. Singapura mempunyai hubungan diplomasi yang kuat dibanding Indonesia.

UTS GEOGRAFI POLITIK

Nama : Tiatun

Nim : 0607008

UTS : Geografi Politik

Kelompok : 1

  1. Jelaskan ruang lingkup dari geografi pilitik?

Jawab :

a. Environtmental Relationship, menekankan pada studi perbedaan dan keanekaragaman wilayah negara dan penduduknya di muka bumi. Konsep ini menekankan kepada hubungan antara kehidupan manusia dengan lingkungan alamnya akibat dorongan kehidupan dan keanekaragaman wilayah negara. Prinsip ini merupakan prinsip paling tua yang dimulai dari determinisme lingkungan yang memandang kehidupan manusia, masyarakat dan negara dipengaruhi dan ditentukan oleh keadaan alam (unsur lingkungan yang dianggap paling penting adalah iklim dan relief permukaan bumi).

b. National power, yaitu menekankan kepada masalah kekuasaan negara. Prinsip ini dikembangkan oleh Ratzel yang membahas secara sistematis tentang pengaruh lingkungan alam terhadap ketahanan dan kekuatan nasional. Menurut Alexander terdapat tujuh hukum perkembangan, yaitu : 1) Pertumbuhan keruangan negara bersama dengan pertumbuhan kebudayaan. 2) Pertumbuhan negara diikuti oleh perkembangan aspek lain seperti perdagangan, ideologi, dan aktivitas keagamaan. 3) Negara tumbuh melalui penggabungan dan penyerapan unit negara terkecil. 4) Garis perbatasan adalah organ lingkungan suatu negara yang menggambarkan pertumbuhan, kekuatan dan perubahan dalam suatu negara. 5) proses pertumbuhan suatu negara, negara akan mencari wilayah politik yang berharga seperti garis pantai, lembah sungai, dataran, dan daerah yang kaya akan sumber daya alam. 6) Dorongan pertama untuk pertumbuhan teritorial datang dari sebuah negara yang primitif di luar dari perbatasan, berasal dari peradaban yang lebih tinggi. 7) Gejala umum terhadap penggabungan cenderung sebagai ekspansi dari satu negara ke negara lain dan cenderung menambah proses penyebaran, dengan kata lain keinginan proses penggabungan untuk ekspansi selalu meningkat dan akan lebih besar.

c. Political region, konsep ini menitikberatkan pada hal-hal yang bersifat teoritis seperti dasar, tujuan, dan ruang lingkup geografi politik serta pengorganisasian keruangan. Konsep ini membahas tentang pembagian wilayah administrasi, batas negara dan wilayah yang berhubungan dengan pengawasan wilayah kekuasaan negara.

  1. Jelaskan pendekatan geografi politik dalam membahas objek studinya! Berikan contoh dari masing-masing pendekatannya!

Jawab:

a. Pendekatan Historis. Mengkaji negara berdasarkan asal mula dan perkembangan suatu negara. Pendekatan ini bermanfaat untuk mempelajari negara sebagai individual case.

Contohnya: Indonesia merupakan negara bekas jajahan portugis, Belanda dan Jepang. Kita dapat mempelajari bagaimana usaha para pahlawan untuk memerdekakan Indonesia, melalui perjuangan yang menggebu-gebu dan tidak mengenal kata menyerah oleh para pahlawan hingga akhirnya dapat mengusir para penjajah dari bumi pertiwi Indonesia, dan indonesia pun merdeka. Setidaknya kita dapat dapat mengetahui penderitaan dan situasi yang tidak aman serta nyaman pada masa-masa penjajahan. Dengan mempelajari histori kita dapat meningkatkan rasa nasionalisme kita dan dapat menghormati para pejuang bangsa yaitu para pahlawan kita yang pemberani.

b. Pendekatan Faktual. Digunakan untuk mempelajari kenyataan-kenyataan kehidupan politik suatu negara dengan berbagai unsur geografisnya seperti luas, bentuk wilayah, iklim, sumber daya dan

Contohnya: Wilayah indonesia sangat luas, yang terdiri dari pulau-pulau dan anggapan bahwa pemerintahan tidak adil dalam pemerataan pembangunan, maka terjadilah perebutan wilayah (ingin memisahkan diri dari NKRI). Misalnya kasus Gerakan Aceh merdeka, Papua Merseka (bintang kejora). Mereka merasa dapat hidup lebih baik dengan memisahkan diri dari Indonesia dan dengan ditunjang SDA yang memadai. Karena kurangnya pengawasan dan pembelaan yang kuat ada beberapa wilayah Indonesia yang memisahkan diri dari NKRI seperti Timor Leste serta wilayah yang direbut yaitu Pulau Sipadan dan Ligitan.

c. Pendekatan Fungsional. Mempelajari tentang bagaimana suatu negara membela dirinya sendiri kedalam. Pendekatan ini mempelajari kekuatan-kekuatan yang sifatnya nonpolitis seperti iklim, pegunungan, penyebaran penduduk yang tidak merata, pengaruh faktor fisik dan manusia terhadap aktivitas politik negara, bagaimana pengaruh aspek-aspek politik yang dilksanakan terhadap aspek lain, bagaimana hubungan luar negeri dan bagaimana tingkat ketergantungan suatu negara terhadap negara lain.

Contohnya: Indonesia merupakan negara berkembang, oleh karena itu Indonesia sangat tergantung kepada negara-negara maju, indonesia membutuhkan banyak modal atau investasi dari negara-negara maju untuk melakukan pembangunan. Selain itu juga Indonesia melakukan hubungan diplomatik dengan negara-negara maju dan negara-negara berkembang lainnya, misalnya dalam hubungan ekspor-impor.

d. Pendekatan Relationship. Menekankan pada hubungan faktor-faktor lingkungan (alam) dengan aspek-aspek politik. Secara sederhana pendekatan ini dipergunakan untuk mengkaji kemakmuran suatu negara dilihat dari ketersediaan faktor sumber daya alam. Perhitungan kekayaan alam menjadi dasar pada kesadaran suatu bangsa untuk mempertahankan dan melangsungkan hidupnya.

Contohnya: Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya, salah satunya adalah minyak dan gas bumi. Oleh karena itu Indonesia menjadi anggota OPEC. Untuk mlibatkan diri dalam kancah internasional.

  1. Geografi politik berbeda dengan geopolitik. Jelaskan perbedaannya dan berilah contoh konkritnya (minimal 2 buah).

Jawab:

a. Geografi politik merupakan bagian dari geografi manusia. Prinsip studi geografi politik sejak kelahirannya mengutamakan prinsip relationship, yaitu mempelajari hubungan antara political behavior dengan phisycal features. Artinya perilaku politik penduduknya ditafsirkan atau dijelaskan dari keterkaitannya dengan gambaran fisik lingkungannya di mana komunitas manusia itu hidup. Asumsi yang dibangun adalah bahwa perbedaan atau keanekaragaman wilayah suatu negara mempengaruhi kondisi penduduknya, atau sebaliknya kemampuan manusia suatu bangsa dapat menciptakan ruang negara yang lebih baik dan atau lebih rusak oleh pengaruh manusia yang hidup di dalamnya. Kajian tentang wilayah-wilayah politik adalah bagian dari studi geografi politik. Contohnya : ketika kelompok manusia menentukan wilayah kekuasaannya, pada suku-suku terasing, di mana tingkat peradaban mereka masih dalam tahap berburu dan meramu penetapan wilayah kekuasaan penjelahan berburu sangat perlu dilakukan, ketika mereka menetapkan wilayah kekuasaan dan menjaga teritorialnya, maka pada dasarnya telah berpolitik secara nyata. Kajian tentang wilayah-wilayah politik termasuk kawasan berburu adalah bagian dari studi geografi politik.

b. Geopolitik adalah pemanfaatan ilmu dari geografi untuk maksud praktis politik. Geopolitik merupakan doktrin kekuasaan, dan geopolitik adalah landasan ilmiah bagi tindakan politik dalam perjuangan hidup matinya sesuatu organisme negara untuk mendapatkan ruang hidup. Peranan geopolitik diantaranya berusaha menghubungkan kekuasaan negara dengan kemampuan alam yang ada, menghubungkan kebijaksanaan suatu pemerintah dengan situasi dan kondisi alam, menentukan bentuk dan corak politik dalam dan luar negeri, menggariskan pokok haluan negara, mengusahakan meningkatkan posisi dan kedudukan dari negara berdasarkan perhitungan teori organisme dan lain teori yang bersangkutan dengan geopolitik, dan hal yang dianggap sesat yaitu membenarkan tindakan ekspansi yang dijalankan oleh suatu negara.

Contohnya : Amerika telah mengekspansi Iraq sebagai negara bonekanya, padahal Amerika ingin mendapatkan keuntungan dengan melakukan ekspansinya, dengan menguasai ladang minyak di iraq. Contoh lainnya, Iran yang mencoba berani menyatakan diri mengembangkan nuklir untuk kesejahteraan. Walaupun negara barat tidak sepakat tetapi Iran dapat menunjukan kekuatan politiknya karena keberaniannya. Kekuatan iran tidak hanya berani berkata, secara teknologi mereka menguasainya dan secara sumber daya alam juga tersedia di negaranya.

  1. Studi kekuatan (power) negara-negara menjadi bagian dari kajian geografi politik. Jelaskan berbagai faktor yang mempengaruhi kekuatan suatu negara?

Jawab:

Faktor-faktor yang mempengaruhi kekuatan negara :

a. Faktor geografi

Faktor ini lebih menekankan kepada letak geografis suatu negara. Seberapa besar pengaruh dari letak geografis terhadap negara tersebut khususnya dalam hal kekuatan atau power, baik kekuatan kedalam maupun kekuatan keluar. Faktor geografis bukan hanya posisi atau letak negara faktor yang masih berhubungan dengan faktor geografis adalah iklim, topografi, arus laut, hembusan angin, jenis tanah, faktor geologis, dan lain-lain. Dengan demikian makna faktor geografis adalah faktor lingkungan hidup atau ruang hidup dimana kehidupan negara berlangsung.

b. Faktor Sumber pendapatan alami ( makanan/bahan mentah)

Sumber pendapatan alami adalah sumber daya alam yang berasal dari dalam negara yang bisa berupa bahan makanan, bahan mineral, sumber daya energi dan sumber daya air, sumber daya tanah ataupun yang lainnya. Setiap negara didunia besar atau kecil luas ukuran wilayahnya pasti mempunyai sumber pendapatan alami walaupun belum semuanya dapat termanfaatkan secara maksimal, sedikit ataupun banyak sumber pendapatan alami yang dimiliki sangat berarti bagi keberlangsungan negara tersebut.

c. Faktor kemampuan industri

Kemampuan suatu negara untuk memproduksi suatu barang yang berguna. Setelah ditemukannya alat-alat industri pada saat revolusi industri, faktor industri menjadi faktor yang sangat penting bagi kekuatan suatu negara khususnya dalam pemenuhan suatu negara khususnya dalam pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan industri di antaranya adalah kemajuan teknologi, ketersediaan bahan baku, dan sebagainya. Dengan semakin tinggi teknologi yang dimiliki dan semakin banyaknya bahan baku yang tersedia , maka akan semakin banyak produksi suatu barang di negara tersebut.

d. Faktor militer ( teknologi, kepemimpinan, kuantitas, dan kwalitas angkatan perang)

Kekuatan militer seringkali menjadi kekuatan yang paling ditonjolkan oleh suatu negara setelah tidak ada masalah dalam segi ekonmominya, karena bagaimanapun kekuatan militer tidak dapat berkembang pada adanya penunjang dalam pembiayaan atau penyediaan sarana dan prasaranan yaitu ekonomi. Untuk mengetahui seberapa jauh keefektifan dari kekuatan militer ini, maka kita harus berhadapan dengan berbagai hal, yaitu meliputi ketrampilan dan pendidikan pasukan, mutu kepemimpinan mereka, motivasi mereka, moril, kesetiaan, pertempuran yang mereka alami, sistem logistik, dan bahkan doktrin militer yang terbaru, strategi dan taktik.

e. Faktor populasi

Populasi adalah sejumlah penduduk atau penghuni suatu negara dengan berbagai kehidupannya. Potensi penduduk merupakan faktor yang esensial bagi suatu negara (di samping faktor wilayah) karena seringkali dijadikan tolak ukur untuk mengetahui peranan dan kekuatan negara tersebut. Negara yang mempunyai penduduk yang banyak tidak mustahil suatu ketika akan menjadi suatu kekuatan yang besar bila diiringi dengan kemajuan teknologi dan industrinya. Populasi penduduk yang merupakan kekuatan suatu negara adalah populasi penduduk yang berkualitas.

f. Faktor karakter nasional

Karakter merupakan sifat-sifat kejiwaan, akhlak dan budi pekerti manusia, watak. Karakter nasional disini bisa diartikan sebagai karakter dari keseluruhan warga negara, bila karakter nasional kita bagus maka image begara kita di mata dunia pasti bagus juga, begitupun sebaliknya. Karakter bangsa Indonesia berdasarkan respon masyarakat dunia diciptakan sedemikian rupa sebagai negara miskin, dan karena Indonesia mayoritas miskin maka cap sebagai negara sarang teroris mudah dibangkitkan, bangsa dengan kualitas pembantu rumah tangga, tidak disiplin, tidak memiliki budaya baca dan tulis, tidak menghargai mutu, dan sejumlah karakter nasional lainnya yang cenderung negatif.

g. Faktor moral nasional

Moral nasional disini berarti moral yang dimiliki oleh keseluruhan warga negara, baik atau buruknya moral nasional berpengaruh terhadap pandangan negara lain terhadap negra tersebut. Moral bangsa Indonesia telah melekat sebagai negara yang paling korup, terbiasa untuk menyogok dan memanipulasi data. Dengan moral yang bobrok tentu saja akan mudah ditentukan posisi kekuatan bangsa Indonesia.

h. Faktor kualitas diplomasi

Diplomasi merupakan urusan atau penyelenggaraan perhubungan dua negara atau lebihdan bersifat resmi; pengetahuan dan kecakapan dalam hal yang berkaitan dengan hubungan antara dua negara resmi. Sejauh mana kwalitas diplomasi adalah sejauh mana diplomasitersebut mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi negara, setidaknya negara tidak mengalami kerugian dari kesepakatan yang dicapai.

i. Faktor kualitas pemerintahan

Pemerintah selaku pihak yang mengurus atau yang mengendalikan negara merupakan faktor yang tidak kalah penting dalam menentukan power. Tidak bisa dipungkiri bahwa mau dibawa ke mana arah gerak suatu negara ditentukan atau diputuskan oleh pemerintah, maka orang-orang yang duduk di pemerintahan haruslah orang-orang pilihan yang mempunyai tanggung jawab yang tinggi terhadap amanah yang diembannya.

j. Faktor yang sangat menentukan lainnya adalah integrasi nasional yang terdiri dari spiritual dan moral integrasi serta integrasi ekonomi.

k. Menurut Glassner (1993) faktor kekuatan negara adalah faktor militer yang terdiri dari angkatan darat, laut, dan udara. Kekuatan militer dikendalikan oleh kualitas personal juga faktor persenjataan, bahan, perlengkapan, bahan bakar, dan lain-lain.

  1. Jelaskan bahwa faktor geografi (luas, bentuk, batas negara) merupakan variabel kekuatan negara!

Jawab:

a. Menjauhkan pola kehidupan penduduk setempat dari keadaan lingkungannya. Artinya ada usaha sistematis dari kaum kapitalis agar pola hidup manusia dijauhkan dari karakter tanah dan iklim daerah setempat.

b. Menciptakan ketergantungan yang berkelanjutan dari pelumpuhan potensi geografis. Pada kasus pertama, Indonesia sudah tergantung pada gandum dan buah-buahan lintang sedang. Kasus kedua, dalam menciptakan ketergantungan bangsa adalah melalui penyimpangan dalam penggalian pemanfaatan sumber energi. Dalam kasus energi negara kapitalis memelihara Indonesia agar tergantung terhadap energi minyak bumi, padahal negara Indonesia terletak di daerah iklim tropis, yang setiap hari disinari matahari dengan terik panas yang cukup. Padahal kita dapat mengembangkan energi listrik tenaga surya baka bangsa indonesia dapat melakukan penghematan energi minyak bumi.

c. Penurunan daya tahan tubuh melalui obat-obatan kimia. Bangsa Indonesia dialihkan perhatiannya kepada obat-obatan kimia yang diimpor, padahal dengan kondisi hutan tropis yang luas yang di dalamnya terdapat flora dan fauna yang dapat dijadikan sebagai bahan obat-obatan yang sehat dan alami. Bangsa Indonesia sulit memantau zat-zat berbahaya yang terkandung dalam buah-buahan, makanan, obat-obatan, dan lain-lain yang akan menimbulkan penyakit yang aneh-aneh dan tentu saja diobati dengan menggunakan bahan kimia lagi.

d. Menolak bahan makanan dari negara berkembang masuk ke negara kapitalis. Bagi negara maju yang memiliki modal besar, adanya pasar bebas dunia sangat berpeluang untuk melebarkan wilayah pemasaran barang. Barang-barang mereka akan mampu menjangkau dan menembus ke berbagai pelosok dunia tanpa hambatan, karena secara kualitas dapat memenuhi standar yang mereka tetapkan. Sebaliknya bagi negara miskin akan mengalami kesulitan untuk memenuhi standar mutu internasional. Selain standar mutu, akhir-akhir ini negara kapitalis sudah mulai membeli atribut standar lingkungan dan nilai kehalalan barang.

UTS GEOGRAFI POLITIK

Nama : Herni Ayulianingsih

Nim : 0607283

Kelompok : 1 (satu)

UTS : Geografi Politik (Take Home)

1. Jelaskan ruang lingkup kajian dari geografi politik?

Jawaban :

a) Environmental relationships yaitu menekankan pada studi perbedaan dan keanekaragaman wilayah dan penduduk di muka bumi. Konsep ini menekankan kepada hubungan antara kehidupan manusia dengan lingkungan alamnya akibat dorongan kehidupan manusia dan keanekaragaman wilayah negara.

b) Nasional power yaitu menekankan kepada masalah power atau kekuasaan negara. Perinsip ini dikembangkan oleh Ratzel yang membahas secara sistematis tentang pengaruh lingkungan alam terhadap ketahanan dan kekuatan nasional. Menurut Alexander terdapat tujuh hukum perkembangan, yaitu : 1) Pertumbuhan keruangan negara bersama dengan pertumbuhan kebudayaan. 2) Pertumbuhan negara diikuti oleh perkembangan aspek lain seperti perdagangan, ideologi, dan aktivitas keagamaan. 3) Negara tumbuh melalui penggabungan dan penyerapan unit negara terkecil. 4) Garis perbatasan adalah organ lingkungan suatu negara yang menggambarkan pertumbuhan, kekuatan dan perubahan dalam suatu negara. 5) proses pertumbuhan suatu negara, negara akan mencari wilayah politik yang berharga seperti garis pantai, lembah sungai, dataran, dan daerah yang kaya akan sumber daya alam. 6) Dorongan pertama untuk pertumbuhan teritorial datang dari sebuah negara yang primitif di luar dari perbatasan, berasal dari peradaban yang lebih tinggi. 7) Gejala umum terhadap penggabungan cenderung sebagai ekspansi dari satu negara ke negara lain dan cenderung menambah proses penyebaran, dengan kata lain keinginan proses penggabungan untuk ekspansi selalu meningkat dan akan lebih besar.

c) Political region menitikberatkan pada hal-hal yang bersifat teoritis seperti dasar, tujuan, dan ruang lingkup geografi politik serta pengorganisasian keruangan. Konsep ini membahas tentang pembagian wilayah administrasi, batas negara dan wilayah yang berhubungan dengan pengawasan wilayah kekuasaan negara.

2. Jelaskan pendekatan geografi politik dalam dalam membahas objek studinya! Berikan contoh dari masing-masing pendekatannya!

Jawaban :

  1. Pendekatan Historis. Mengkaji negara berdasarkan asal mula dan perkembangan suatu negara. Pendekatan ini bermanfaat untuk mempelajari negara sebagai individual case.

Contohnya : Indonesia dulunya merupakan wilayah yang terdiri dari kerajaan-kerajaan yang kemudian wilayah kerajaan tersebut dijajah oleh Portugis, Belanda dan Jepang, karena timbulnya nasionalisme bangsa yang tidak ingin terus-terusan dijajah maka semua rakyat indonesia bersatu melawan penjajahan dan karena perjuangan mereka yang tangguh sehingga berhasil merebut kembali bumi pertiwi kita dan kita merdeka menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  1. Pendekatan Faktual. Digunakan untuk mempelajari kenyataan-kenyataan kehidupan politik suatu negara dengan berbagai unsur geografisnya seperti luas, bentuk wilayah, iklim, sumber daya dan penduduk.

Contohnya : Singapura memiliki letak geografis yang cukup strategis yaitu berada di perantaraan laut Cina Selatan dan Selat Malaka, sehingga kapal-kapal laut yang mengangkut barang-barang dari asia tenggara menuju Jepang, USA, dan Eropa ataupun sebaliknya pasti akan melewati Negara Singapura sehingga Singapura dijadikan sebagai bandar alih terbesar di dunia

  1. Pendekatan Fungsional. Mempelajari tentang bagaimana suatu negara membela dirinya sendiri kedalam. Pendekatan ini mempelajari kekuatan-kekuatan yang sifatnya nonpolitis seperti iklim, pegunungan, penyebaran penduduk yang tidak merata, pengaruh faktor fisik dan manusia terhadap aktivitas politik negara, bagaimana pengaruh aspek-aspek politik yang dilksanakan terhadap aspek lain, bagaimana hubungan luar negeri dan bagaimana tingkat ketergantungan suatu negara terhadap negara lain.

Contohnya : Indonesia merupakan negara berkembang yang mempunyai kekayaan alam yang melimpah namun tidak didukung dengan SDM yang berkualitas, kurangnya modal, dan kurangnya alat-alat modern sehingga untuk mengeksploitasi kekayaan alam, Indonesia sangat begantung pada negara maju yang melakukan investasi dengan menanamkan modal dan teknologi di Indonesia, selain itu Indonesia mengekspor bahan mentah ke negara maju lalu negara meju mengekspor kembali bahan tersebut menjadi sebuah produk yang akan dijual ke dalam negeri.

  1. Pendekatan Relationship. Menekankan pada hubungan faktor-faktor lingkungan (alam) dengan aspek-aspek politik. Secara sederhana pendekatan ini dipergunakan untuk mengkaji kemakmuran suatu negara dilihat dari ketersediaan faktor sumber daya alam. Perhitungan kekayaan alam menjadi dasar pada kesadaran suatu bangsa untuk mempertahankan dan melangsungkan hidupnya.

Contohnya : Indonesia kaya akan sumber daya alam baik kekayaan alam yang berada di lautan maupun di daratan. Kalu dilihat dari kekayaan alamnya yang melimpah Indonesia termasuk negara yang makmur dan mampu mensejahterahkan rakyatnya, namun kurangnya SDM yang berkualitas serta di iringi teknologi yang memadai kekayaan alam tersebut belum dikelola dengan baik.

3. Studi kekuatan (power) negara-negara menjadi kajian dari geografi politik. Jelaskan berbagai faktor yang mempengaruhi kekuatan suatu negara ?

Jawaban :

Faktor-faktor yang mempengaruhi kekuatan negara :

  1. Faktor geografi

Faktor ini lebih menekankan kepada letak geografis suatu negara. Seberapa besar pengaruh dari letak geografis terhadap negara tersebut khususnya dalam hal kekuatan atau power, baik kekuatan kedalam maupun kekuatan keluar. Selain itu faktor yang masih berhubungan dengan faktor geografis adalah iklim, topografi, arus laut, hembusan angin, jenis tanah, faktor geologis, dan lain-lain. Dengan demikian makna faltor geografis adalah faktor lingkungan hidup atau ruang hidup dimana kehidupan negara berlangsung.

  1. Faktor Sumber pendapatan alami ( makanan/bahan mentah)

Sumber pendapatan alami adalah sumber daya alam yang berasal dari dalam negara yang bisa berupa bahan makanan, bahan mineral, sumber daya energi dan sumber daya air, sumber daya tanah ataupun yang lainnya. Setiap negara didunia besar atau kecil luas ukuran wilayahnya pasti mempunyai sumber pendapatan alami walaupun belum semuanya dapat termanfaatkan secara maksimal, sedikit ataupun banyak sumber pendapatan alami yang dimiliki sangat berarti bagi keberlangsungan negara tersebut.

  1. Faktor kemampuan industri

Kemampuan suatu negara untuk memproduksi suatu barang yang berguna. Setelah ditemukannya alat-alat industri pada saat revolusi industri, faktor industri menjadi faktor yang sangat penting bagi kekuatan suatu negara khususnya dalam pemenuhan suatu negara khususnya dalam pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan industri di antaranya adalah kemajuan teknologi, ketersediaan bahan baku, dan sebagainya. Dengan semakin tinggi teknologi yang dimiliki dan semakin banyaknya bahan baku yang tersedia , maka akan semakin banyak produksi suatu barang di negara tersebut.

  1. Faktor militer ( teknologi, kepemimpinan, kuantitas, dan kwalitas angkatan perang)

Kekuatan militer seringkali menjadi kekuatan yang paling ditonjolkan oleh suatu negara setelah tidak ada masalah dalam segi ekonmominya, karena bagaimanapun kekuatan militer tidak dapat berkembang pada adanya penunjang dalam pembiayaan atau penyediaan sarana dan prasaranan yaitu ekonomi. Untuk mengetahui seberapa jauh keefektifan dari kekuatan militer ini, maka kita harus berhadapan dengan berbagai hal, yaitu meliputi ketrampilan dan pendidikan pasukan, mutu kepemimpinan mereka, motivasi mereka, moril, kesetiaan, pertempuran yang mereka alami, sistem logistik, dan bahkan doktrin militer yang terbaru, strategi dan taktik.

  1. Faktor populasi

Populasi adalah sejumlah penduduk atau penghuni suatu negara dengan berbagai kehidupannya. Potensi penduduk merupakan faktor yang esensial bagi suatu negara(di samping faktor wilayah) karena seringkali di jadikan tolak ukur untuk mengetahui peranan dan kekuatan negara tersebut.

  1. Faktor karakter nasional

Karakter merupakan sifat-sifat kejiwaan, akhlak dan budi pekerti manusia, watak. Karakter nasional disini bisa diartikan sebagai karakter dari keseluruhan warga negara, bila karakter nasional kita bagus maka image begara kita di mata dunia pasti bagus juga, begitupun sebaliknya.

  1. Faktor moral nasional

Moral nasional disini berarti moral yang dimiliki oleh keseluruhan warga negara, baik atau buruknya moral nasional berpengaruh terhadap pandangan negara lain terhadap negra tersebut.

  1. Faktor kualitas diplomasi

Diplomasi merupakan urusan atau penyelenggaraan perhubungan dua negara atau lebihdan bersifat resmi; pengetahuan dan kecakapan dalam hal yang berkaitan dengan hubungan antara dua negara resmi. Sejauh mana kwalitas diplomasi adalah sejauh mana diplomasitersebut mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi negara, setidaknya negara tidak mengalami kerugian dari kesepakatan yang dicapai.

  1. Faktor kualitas pemerintahan

Pemerintah selaku pihak yang mengurus atau yang mengendalikan negara merupakan faktor yang tidak kalah penting dalam menentukan power. Tidak bisa dipungkiri bahwa mau dibawa ke mana arah gerak suatu negara ditentukan atau diputuskan oleh pemerintah, maka orang-orang yang duduk di pemerintahan haruslah orang-orang pilihan yang mempunyai tanggung jawab yang tinggi terhadap amanah yang diembannya.

  1. Faktor yang sangat menentukan lainnya adalah integrasi nasional yang terdiri dari spiritual dan moral integrasi serta integrasi ekonomi.
  2. Menurut Glassner (1993) faktor kekuatan negara adalah faktor militer yang terdiri dari angkatan darat, laut, dan udara. Kekuatan militer dikendalikan oleh kualitas personal juga faktor persenjataan, bahan, perlengkapan, bahan bakar, dan lain-lain.

4. Singapura terkadang memiliki kekuatan yang lebih besar dari pada Indonesia. Jelaskan unsur kekuatan dari Singapura dibandingkan dengan Indonesia!

Jawaban :

Singapura mempunyai faktor kekuatan seperti dilihat dari faktor geografis Singapura mempunyai letak yang cukup strategis, yaitu berada di perantaraan laut Cina Selatan dan Selat Malaka, sehingga kapal-kapal laut yang mengangkut barang-barang dari asia tenggara menuju Jepang, USA, dan Eropa ataupun sebaliknya dari Jepang, USA dan Eropa menuju asia tenggara pasti akan melewati Negara Singapura; karena jalur Selat Malaka-Singapura-Laut Cina Selatan merupakan jalur penghubung yang terdekat sehingga dapat mengirit biaya transpor. Waluapun negaranya tidak luas yaitu hanya 618 km2 namun dengan letak yang strategis ini menempatkan singapura sebagai bandar ali muatan kapal terbesar di dunia. Dari faktor Industri Singapura, walaupun memiliki kekayaan alam yang terbatas namun, kemajuan teknologi industri di Singapura sangat pesat, seperti dilihat dari faktor yang pertama Singapura sebagai bandar alih terbesar di dunia, hal tersebut akan mendorong berkembangnya sektor indutri yang cukup cepat karena banyaknya arus barang dan teknologi yang masuk serta didukung SDM warga negaranya yang berkualitas membuat kemajuan Industri di Singapura berkembang dengan pesat dibandingkan Indonesia yang memiliki kekayaan yangn melimpah, namun SDM-nya kurang dan teknologi yang kurang membuat Indonesia kalah bersaing dengan Singapura dan tidak bisa memanfaatkan kekayaan alam sendiri. Dilihat dari kekutan militer, Singapura lebih unggul di banding kekuatan militer Indonesia dilihat dari pembiayaan dan penyediaan sarana dan prasarana perang, seperti pesawat tempur beserta suku cadangnya Singapura lebih maju di banding Indonesia yang walaupun mempunyai pesawat tempur, namun sudah tidak layak lagi karena tidak adanya suku cadang yang mendukung alat itu berfungsi dengan baik. Selain itu Singapura mempunyai sekutu-sekutu tangguh seperti USA dan Australia yang siap membantu Singapura dengan peralatan perang yang serba modern bila terjadi perang. Karakter Nasional Singapura di dunia sangat kuat sehingga imej baik negara singapura di anggap baik oleh negara di dunia, adanya imej tersebut yang mendukung diplomasi-diplomasi yang dilakukan Singapura menjadi kuat selain kualitas pemerintahan yang memang tangguh.

5. Jelaskan bahwa faktor geografi (luas, bentuk, batas negara) merupakan variabel kekuatan negara!

Jawaban:

  1. Menjauhkan pola kehidupan penduduk setempat dari keadaan lingkungannya. Artinya ada usaha sistematis dari kaum kapitalis agar pola hidup manusia dijauhkan dari karakter tanah dan iklim daerah setempat.
  2. Menciptakan ketergantungan yang berkelanjutan dari pelumpuhan potensi geografis. Pada kasus pertama, Indonesia sudah tergantung pada gandum dan buah-buahan lintang sedang. Kasus kedua, dalam menciptakan ketergantungan bangsa adalah melalui penyimpangan dalam penggalian pemanfaatan sumber energi. Dalam kasus energi negara kapitalis memelihara Indonesia agar tergantung terhadap energi minyak bumi, padahal negara Indonesia terletak di daerah iklim tropis, yang setiap hari disinari matahari dengan terik panas yang cukup. Padahal kita dapat mengembangkan energi listrik tenaga surya baka bangsa indonesia dapat melakukan penghematan energi minyak bumi.
  3. Penurunan daya tahan tubuh melalui obat-obatan kimia. Bangsa Indonesia dialihkan perhatiannya kepada obat-obatan kimia yang diimpor, padahal dengan kondisi hutan tropis yang luas yang di dalamnya terdapat flora dan fauna yang dapat dijadikan sebagai bahan obat-obatan yang sehat dan alami. Bangsa Indonesia sulit memantau zat-zat berbahaya yang terkandung dalam buah-buahan, makanan, obat-obatan, dan lain-lain yang akan menimbulkan penyakit yang aneh-aneh dan tentu saja diobati dengan menggunakan bahan kimia lagi.
  4. Menolak bahan makanan dari negara berkembang masuk ke negara kapitalis. Bagi negara maju yang memiliki modal besar, adanya pasar bebas dunia sangat berpeluang untuk melebarkan wilayah pemasaran barang. Barang-barang mereka akan mampu menjangkau dan menembus ke berbagai pelosok dunia tanpa hambatan, karena secara kualitas dapat memenuhi standar yang mereka tetapkan. Sebaliknya bagi negara miskin akan mengalami kesulitan untuk memenuhi standar mutu internasional. Selain standar mutu, akhir-akhir ini negara kapitalis sudah mulai membeli atribut standar lingkungan dan nilai kehalalan barang.

Assalamualaikum....
Selamt datang di blog kami yang bertema Tantangan Pasr Bebas Dunia Bagi Indonesia

Universitas Pendidikan Indonesia